Hujan yang mengguyur Sirkuit Phillip Island hampir sepanjang hari membuat sebagian besar pebalap tidak mampu meraih tes yang maksimal. Kondisi tersebut membuat Lorenzo frustrasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lorenzo gagal meraih tes yang maksimal saat kondisi trek masih basah, begitu juga ketika trek sudah kering. Pada akhirnya Lorenzo hanya melakukan 24 lap, termasuk menggunakan ban slick untuk kondisi trek kering hanya di dua lap.
Lorenzo berharap cuaca lebih bersahabat di dua hari tes tersisa, 18-19 Februari. Juara dunia MotoGP 2010, 2012, dan 2015 itu menganggap para pebalap MotoGP tidak beruntung di tes hari pertama.
"Biasanya untuk balapan Superbike, di waktu saat ini, cuacanya bagus. Tapi hari ini kami tidak beruntung. Ada kondisi bercampur, karena tidak terlalu basah dan tidak terlalu kering sempurna," ucap Lorenzo.
"Sulit untuk menunggangi motor di kondisi seperti ini, tapi sangat penting untuk mencari setelan motor. Kami harus mendapatkan satu hari penuh dengan cuaca yang bagus, untuk mengetahui bagaimana motor bekerja dengan ban Michelin," sambungnya. (har)