Rio mendapatkan kontrak dari Manor Racing untuk satu musim penuh. Ia menjadi pebalap pertama Indonesia yang turun di ajang Formula 1.
Kepastian ini disampaikan di Gedung Pertamina, Jakarta Pusat, pada Kamis (18/2). Dalam acara tersebut hadir Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, serta Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rio, pebalap 23 tahun asal Solo, menyatakan gembira atas keberhasilannya menembus ajang Formula 1.
"Tanpa adanya dukungan semua pihak, pemerintah, Pertamina, media dan seluruh masyarakat Indonesia. Saya sempat tak yakin dapat tampil di f1."
Rio mengatakan bahwa ia tetap ingin membidik prestasi tinggi dan tak hanya sekadar masuk ke Formula 1.
"Saya masih harus bekerja keras lagi karena saya tak hanya ingin mewakili Indonesia di Formula 1, tetapi juga menciptakan prestasi."
Rio adalah pebalap 23 tahun yang musim lalu turun di ajang GP2. Sepanjang musim 2015, Rio sukses tiga kali naik podium sebagai juara pertama sehingga dilirik tiga tim Formula 1. Manor Racing, tim yang berbasis di Inggris, kemudian memberikan tawaran resmi.
Rio juga sempat beberapa kali menjajal mobil Manor, termasuk ketika tes ban Pirelli di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, pada Desember lalu.
Tawaran Manor tak datang dengan mudah. Rio wajib membawa dana 15 juta euro untuk mengamankan kontraknya musim ini.
RIo telah mendapatkan dana 5,2 juta euro dari Pertamina sebagai sponsor utama. Kemenpora juga menyatakan akan membantu Rio dengan dana Rp100 miliar. Namun pencairan dana masih menunggu persetujuan Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat.
Saat ini Rio dan tim telah menyetorkan tiga juta euro kepada Manor Racing yang dananya berasal dari Pertamina. Perusahaan energi itu mengatakan akan membayar sisa dana setelah Rio menjajal tiga balapan.
(vws)