"Apa yang saya sesali adalah cara media berusaha 'membunuh' saya sejak masalah itu (skandal korupsi) dimulai," ujar Blatter yang saat ini sedang dalam sanksi FIFA, kepada BFM TV.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Blatter yang posisinya akan segera digantikan setelah presiden baru terpilih dalam kongres luar biasa FIFA, Jumat (26/2) mendatang, juga menyesalkan bagaimana ia ditinggalkan rekan-rekannya satu per satu.
"Saya merasa terisolasi, saya juga akan merasa sendiri meski selama ini saya selalu ditemani Michel Platini (yang saat ini juga disanksi FIFA) di sisi saya," kata Blatter.
Blatter sendiri resmi dijatuhi sanksi selama 90 hari pada 8 Oktober tahun lalu, kemudian ditambah lagi dengan larangan aktif di pertandingan selama delapan tahun, akibat dugaan suap 2 juta dolar AS (sekitar Rp 13,9 miliar) yang mengalir dari bos UEFA, Michel Platini. (ptr)