Akibatnya, Spalletti pun memulangkan Totti dari sesi latihan Roma pada Minggu (21/2).
Musim ini Totti hanya pernah dua kali turun dari menit pertama, terutama karena ia sempat mengalami cedera paha pada September lalu. Ketika Roma menelan kekalahan 0-2 dari Real Madrid di 16 Besar Liga Champions, Totti hanya bermain di tiga menit terakhir pertandingan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Totti adalah pemain kelahiran Roma yang hanya pernah membela satu klub sepanjang kariernya. Ia telah melakoni lebih dari 700 pertandingan dan menjadi penyerang tersubur kedua sepanjang sejarah Serie-A. Penyerang 39 tabun itu merasa frustrasi karena kini hanya menjadi pemain cadangan.
"Cedera saya telah berakhir dan jika kini saya tidak bermain maka itu murni karena keputusan taktik."
Totti menyadari bahwa ia akan lebih jarang bermain mengingat usianya yang mendekati kepala empat. Akan tetapi, ia tak ingin mengakhiri kariernya seperti saat ini.
"Untuk semua yang saya lakukan untuk klub ini, saya minta untuk lebih dihormati lagi."
"Bagaimana hubungan saya dengan Spalletti? Kami saling menyapa 'selamat pagi' dan 'selamat malam'. Hanya itu saja. Ia mengatakan banyak hal baik kepada media, tapi tidak di hadapan saya secara langsung."
"Saya menghargainya sebagai pelatih dan saya kira ia punya cukup keahlian untuk bertahan di Roma."
Wawancara Totti dengan TG1 ini kemudian membuat Spalletti berang. Dikabarkan La Gazzetta, pada Minggu pagi Spalletti menemui Totti dan menyuruhnya pulang karena ia tidak akan berada dalam skuat yang akan menjamu Palermo di Stadion Olimpico.
Sebelum pulang, Totti menyempatkan dirinya untuk menemui rekan setim dan memberi tahu 'pengusiran' Spalletti. Tak ayal hal itu pun membuat skuat AS Roma kaget. (vws)