Pemain 22 tahun itu sebelumnya juga menjadi pemain Irak pertama yang bermain di Liga Italia, ketika ia bergabung dengan Udinese pada musim panas ini.
Ali Adnan memiliki posisi sebagai bek kiri. Dengan pergerakan dinamis, kecepatan, dan juga kemampuan untuk mengeksekusi tendangan bebas, ia dikenal sebagai Gareth Bale dari Asia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayangnya gol itu tidak mampu membuat Udinese membawa pulang tiga poin. Di babak kedua Genoa balas mencetak dua gol lewat sepakan penalti Alessio Cerci dan juga gol Diego Laxalt.
Seusai pertandingan, pelatih Udinese, Stefano Colantuono, memberikan pujian bagi Ali Adnan dan ia menjelaskan proses pemandu bakat Udinese bisa menemukannya.
"Tim pemandu bakat menemukannya ketika ia bermain di Liga Turki, dan kami memutuskan untuk membawanya ke klub," kata Colantuono seperti dikutip dari Forza Italian Football.
"Ia bermain bagus hari ini dan saya berharap ia bisa terus berkembang."
Bersama Udinese, Ali Adnan menjadi bagian dari tim inti dan telah bermain di 20 pertandingan, dengan 14 di antaranya dari menit pertama. (vws)