Dalam kericuhan tersebut, kartu merah milik Bitnel jatuh. Dursun mengambil kartu merah tersebut dan langsung mengacungkannya kepada Bitnel. Atas aksi tersebut, Dursun terkena kartu merah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak klub kemudian memilih untuk menjual sebuah kaus yang menunjukkan aksi Dursun di toko resmi mereka. Hal itu tentu membuat aksi Dursun akan terus diingat para suporter Trabzonspor.
Alih-alih mengembalikan kartu itu kepada Bitnel, Dursun yang tampak kesal dengan kepemimpinan wasit memilih untuk mengacungkan kartu merah kepada Bitnel, layaknya wasit memberikan kartu merah kepada pemain pada umumnya.
Namun, Bitnel yang jelas tak terkesan dengan tingkah Dursun akhirnya mengusir pemain berusia 24 tahun itu, membuat Trabzonspor harus mengakhiri pertandingan dengan tujuh pemain tersisa di atas lapangan.
Galatasaray sendiri akhirnya memenangkan pertandingan itu dengan skor 2-1, setelah tendangan penalti yang diberikan Bitnel di penghujung pertandingan berhasil dieksekusi dengan baik oleh Selcuk Inan. (ptr)