Wasekjen PP PBSI Achmad Budiharto mengatakan di antara kriteria utama itu adalah statistik tatap muka atau head-to-head dengan calon lawan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk nomor tunggal, para atlet harus masuk ke dalam peringkat 16 besar dunia untuk dapat berpartisipasi di Olimpiade. Sementara untuk nomor ganda, para atlet harus tembus 8 besar dunia.
"Ranking acuan kita (PBSI) untuk menentukan. Kalau rankingnya berdekatan, kita lihat head-to-head mereka yang diperkirakan untuk berpotensi dapat medali. Yang terakhir adalah akan kami adu para atlet itu," ucap Budi.
"Ikut Olimpiade spiritnya bukan hanya untuk partisipasi tapi dapat medali, karena negara membutuhkan itu. Pemerintah menyatakan Indonesia harus masuk 30 besar dunia, itu menjadi tantangan bagi PBSI. Kita juga menghargai usaha dari para atlet." (kid)