Catatan tujuh gol dan lima assists yang ia sumbang sepanjang musim ini untuk Spurs menjadi alasannya. Torehan-torehan itu dicatatkannya sebagai pemain stater sebanyak 21 kali oleh sang manajer, Mauricio Pochettino. Total, Alli telah bermain sebanyak 26 kali di Liga untuk Spurs sepanjang musim ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedang buruknya kebugaran Mousa Dembele dan Ryan Mason, serta Nacer Chadli membuat Alli memiliki peluang berada di lini tengah bersama dengan Erik Lamella, Cristian Eriksen, dan Eric Dier.
Dikutip dari media yang sama, Alli mengatakan dirinya mengidolakan Gerrard. Menurutnya pria yang kini bermain di Amerika Serikat itu adalah sosok idola yang kerap ingin ditiru cara bermainnya, bahkan tingkah lakunya.
"Saya selalu ingin meniru dia," kata Alli. "Anda bisa melihat dia sangat membenci kekalahan."
Di masa jayanya, Gerrard adalah sosok yang kerap membuat khawatir manajer tim lawan. Pasalnya, Gerrard selalu ngotot tampil untuk mendorong timnya mencetak gol dan memenangkan pertandingan.
Dan, itulah yang ingin juga ditiru Alli--sama seperti saat ia berada di stadion menyaksikan Gerrard memimpin Liverpool menjuarai Piala FA 2006.
Melansir data statistik yang dilansir Who Scored, Alli memiliki rating bagus saat bermain sebagai gelandang sentral, gelandang bertahan, maupun gelandang serang di sisi kiri.
Gerrard pun memiliki posisi utama sebagai gelandang sentral. Mantan kapten Liverpool itu mengawali karier di posisi gelandang bertahan, gelandang serang, penyerang lubang, hingga sayap. Posisi Gerrard itulah yang juga tengah dirintis Alli.
(kid)