Catatan waktu itu diraih Rio pada tes hari terakhir, Jumat (4/3). Pebalap kelahiran Surakarta itu terpaut 3,314 dari Kimi Raikkonen (Ferrari) yang merupakan pebalap tercepat sepanjang dua tes yang berlangsung dalam dua pekan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan 252 lap, jumlah putaran lap Wehrlein juga lebih banyak daripada Rio, yang menghabiskan 232 lap sepanjang dua pekan. Rio juga sempat mengalami kecelakaan saat menjalani tes. Selain itu mobil MRT05 yang dikendarai Rio sempat mengalami kebocoran oli.
"Rio jelas punya talenta. Masalahnya dia belum memiliki waktu yang banyak menggunakan mobil F1 sebelumnya. Melihat banyaknya larangan dalam tes, sulit untuk menyiapkan pebalap tampil di F1," ujar Ryan seperti dilansir Crash.net.
Dibanding Wehrlein, Rio memang kalah pengalaman di ajang F1. Meski sama-sama berstatus sebagai pebalap rookie musim ini, namun Wehrlein sudah menjadi pebalap tes sekaligus cadangan untuk Mercedes sejak 2014. Pebalap 21 tahun itu sudah menjajal tes F1 bersama Mercedes dan Force India sejak dua tahun lalu.
Waktu dua pekan untuk melakukan adaptasi dengan mobil F1 jelas tidak cukup bagi Rio. Kondisi itu yang membuat Ryan yakin Rio akan meraih sukses bersama Manor seiring dengan bertambahnya pengalaman mantan pebalap GP2 Series tersebut.
"Rio tampil bagus di GP2 tahun lalu, dia berhasil meraih kemenangan. Sepertinya dia punya level yang bagus," ucap Ryan. (har)