Di pertandingan tersebut, Milan kalah dua gol tanpa balas. Kedua gol itu dicetak oleh Joseph Alfred Duncan pada menit ke-27 dan Nicola Sansone (71').
"Saya sangat marah dengan penampilan kami dan wasit, tapi saya tidak ingin membicarakan soal itu. Kami mendominasi di babak pertama, tapi kami gagal mencetak gol," kata Mihajlovic seperti dikutip dari Football Italia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Milan saat ini berada di peringkat keenam dengan 47 poin dalam klasemen sementara Serie A, terpaut 14 poin dari Juventus yang berada di puncak klasemen.
Sementara itu, kekesalannya pada wasit adalah pada saat gelandang Milan, Andrea Bertolacci mengalami cedera paha setelah duel dengan pemain Sassuolo, Davide Biondini.
Mihajlovic penilaian wasit, Piero Giacomelli, bahwa aksi Biondini dianggap bukan sebuah pelanggaran.
Pelatih asal Serbia itu pun protes keras sehingga membuat dirinya diusir dari pinggir lapangan. "Saya selalu bilang kepada para pemain saya untuk tidak berhenti bermain sampai wasit meniupkan peluit. Saya tidak ingin membicarakan soal itu," katanya.
"Setelah gol kedua, kami langsung kehilangan ritme permainan. Sayangnya dengan cederanya M'Baye Niang, kami menjadi benar-benar lemah. Ditambah dengan Mario Balotelli dan Jeremy Menez yang tidak fit 100 persen."
Mihajlovic mengakui bahwa ini adalah kekalahan yang menyakitkan. Namun, ia mengimbau para pemainnya dapat segera melupakan apa yang baru saja terjadi.
"Kami akan mencoba untuk memenangkan pertandingan berikutnya, pertandingan sulit lainnya melawan Chievo (13/3)," ucapnya.
"Sassuolo berhak menang, kami tidak mampu melakukan apa yang seharusnya kami lakukan. Kami akan terus bekerja keras." (bac)