Hasil itu membuat Indonesia dipastikan tak mendapat gelar di nomor ganda putra. Sebelumnya Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi juga harus terhenti. Angga/Ricky kalah dari pasangan Jepang, Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa, 21-14, 15-21 dan 14-21.
“Hari ini memang musuhnya bagus, nggak gampang mati, mereka mainnya rapi. Kami tidak kaget dengan hasil ini, karena dari awal juga sudah siap, mereka pemain yang bagus,” kata Hendra seperti dikutip dari situs resmi PBSI.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Game kedua kami coba bangkit dan tidak memikirkan game pertama. Cara itu berhasil, apalagi lawan juga banyak bikin kesalahan sendiri. Game ketiga mereka lebih bagus. Mereka lebih safe, tidak gampang mati dan tenaganya juga bagus,” jelas Ahsan.
Hendra mengatakan kekalahan ini tidak akan mempengaruhi target utamanya yaitu merebut emas Olimpiade.
Sementara itu mantan ganda putra Indonesia, Rexy Mainaky yang kini menjabat sebagai Kabid. Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, menerima kekalahan tersebut.
“Kita bisa liat di turnamen ini ada banyak hasil mengejutkan. Kita lihat ada kekalahan pada Lee Chong Wei, Chen Long, Hendra/Ahsan dan beberapa hasil tak terduga lainnya. Kekalahan ini tidak boleh dilihat sebagai salah satu halangan menuju Olimpiade, tapi kita harus positif ke depannya,” kata Rexy. (vws)