Memasuki game kedua, kualitas Praveen/Debby mendapatkan ujian saat Fischer/Pedersen berhasil bangkit dari tekanan dan tampil lebih baik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Praveen/Debby tampil dingin di fase akhir pertandingan dan menutup game kedua dengan kemenangan 21-17.
Praveen dan Debby pun tak lupa memberikan ucapan terima kasih kepada suporter Indonesia yang setia menemani perjuangan mereka sepanjang turnamen berlangsung.
"Terima kasih atas dukungan suporter. Kami bisa bermain seperti di rumah sendiri karena ada dukungan yang luar biasa dari suporter," kata Debby menegaskan.
Keberhasilan Praveen/Debby menjadi juara All England 2016 sekaligus menyelamatkan muka Indonesia dari hampa gelar seperti yang terjadi tahun lalu.
Di nomor ganda campuran, Praveen/Debby adalah ganda campuran ketiga asal Indonesia yang mampu jadi juara All England, mengikuti jejak Christian Hadinata/Imelda Wiguna dan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.
(ptr)