"Bagi saya, entah apakah saya bertahan atau hengkang di akhir musim, saya tetap memiliki tanggung jawab untuk membawa tim ini menang."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pellegrini memang mendapati kenyataan pahit saat Man City mengungumkan nama Guardiola sebagai manajer Man City ketika musim 2015/2016 belum berakhir. Padahal ketika itu Man City masih berpeluang meraih empat trofi juara.
Man City juga sudah tersingkir di Piala FA namun mereka masih bisa tersenyum lantaran berpeluang besar lolos ke perempat final Liga Champions.
Man City sudah unggul 3-1 di leg pertama dan akan menjadi tuan rumah di leg kedua, Selasa (15/3). Meski memiliki keunggulan di tangan, Pellegrini tak mau hal itu jadi bumerang bagi timnya.
"Kami tak akan bermain dengan sikap telah menang di Kiev. Kami akan bermain dengan kondisi bahwa duel masih 0-0 dan kami harus memenangkan pertandingan."
"Hal terpenting adalah kami mengetahui bahwa kami belumlah lolos dari kualifikasi," ucap Pellegrini. (ptr)