Berbicara kepada Motosport.com, Marquez tidak memungkiri Rossi merupakan 'media darling' di antara para pebalap MotoGP lainnya. Namun, Marquez menganggap Rossi telah menggunakan media sebagai senjata untuk menyudutkannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Marquez sekali lagi membantah tuduhan Rossi yang mengklaim pebalap asal Spanyol itu membantu komptriotnya, Jorge Lorenzo, menjadi juara dunia MotoGP 2015.
Menyambut musim baru dengan seri pertama akan berlangsung di GP Qatar, Minggu (20/3), Marquez mengaku kurang istirahat. Namun, pebalap 23 tahun itu siap menjalani MotoGP 2016.
"Saya tidak mendapatkan waktu istirahat yang banyak. Setelah musim lalu berakhir, kami pergi ke Jerez menjalani tes dan saya melakukan training camp untuk anak-anak di Leida," ucap Marquez.
"Kemudian saya sibuk dengan Superprestigio Dirt Track di Barcelona, dan ikut ambil bagian dalam balapan motocross. Total saya hanya istirahat dua pekan," ucap Marquez. (har)