Tangan dingin Ranieri musim ini tentunya bisa kembali meningkatkan derajat dan nilai jualnya di hadapan klub-klub besar. Namun Ranieri sendiri berharap bisa mengakhiri kariernya di Leicester.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya harap mereka memberikan kontrak jangka panjang, sekitar 6-7 musim, dan setelah itu saya bisa pensiun," ujar Ranieri seperti dikutip dari Marca.
"Saya memiliki banyak kesempatan berharga dalam karier saya. Saya adalah orang beruntung yang bisa bekerja di bidang yang saya cintai."
"Selama 30 tahun berkarier, saya sangat menikmati karier saya," tutur pelatih asal Italia ini.
Apapun hasil yang didapat Leicester musim ini, 'The Foxes' akan mendapat ujian di musim panas mendatang berupa godaan tim-tim besar terhadap pemain-pemain mereka.
Riyad Mahrez dan N'Golo Kante disebut-sebut sebagai pemain yang paling berpotensi dibajak oleh klub lain.
"Saya rasa kami akan tetap bisa mempertahankan mereka. Mahrez dan Kante masih di awal karier mereka, dan mereka harus merintisnya dengan perlahan."
"Di Leicester mereka adalah Raja. Semua selalu berjalan baik dan setiap orang senang terhadap mereka. Di klub besar, mereka akan mendapatkan tekanan yang luar biasa," ucap Ranieri.
Sementara itu bomber Leicester, Jamie Vardy sendiri sudah menandatangani perpanjangan kontrak dengan klub tersebut pada Februari lalu. (ptr)