Alonso meninggalkan tim asal Italia tersebut di kala kontraknya masih tersisa dua tahun lagi pada akhir 2014. Ia bergabung dengan pabrikan asal Italia itu pada 2010 lalu untuk memburu gelar juara dunia ketiganya.
"Jika mereka (Ferrari) juara, ya mungkin saya akan menyesali kepindahan saya. Jadi jika mereka juara tahun ini, saya mungkin akan merasa saya bisa mendapat kesempatan yang sama."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika Anda tidak menang, Anda tidak akan pernah bisa senang. Setiap tahunnya hanya ada satu pengemudi yang senang, sementara sisanya berada dalam perasaan yang sama."
"Tahun ini saya merasa senang, karena saya melihat komitmen dan rencana bahwa suatu hari nanti saya akan menang. Apakah itu terjadi dalam jangka waktu yang pendek, menengah, atau panjang, saya tidak tahu. Namun McLaren-Honda akan menang suatu hari nanti. Kami ingin membuat itu terjadi sesegera mungkin."
Para pebalap F1 akan segera menjalani Grand Prix-nya yang pertama di Sirkuit Melbourne, Australia, pada 20 Maret mendatang.
Walaupun mesin tim Honda menunjukkan peningkatan keandalan selama tes uji coba dan berhasil mengatasi masalah listrik, Alonso menegaskan McLaren tidak bisa memprediksi yang akan terjadi di Melbourne nanti.
"Kita akan mendapatkan hasilnya nanti," ucap Alonso. "Kami tetap tenang, melakukan persiapan dan pekerjaan untuk kejuaraan ini. Dan saya pikir tidak ada seorangpun yang memasang target posisi spesial saat ini."
"Kami hanya menunggu, melihat, dan memberikan yang terbaik." (vws)