Manajer Leicester Claudio Ranieri menurunkan skuat terbaiknya untuk merebut kemenangan di markas Palace. Jamie Vardy dan Shinji Okazaki diturunkan sejak awal didukung oleh kreator serangan, Riyad Mahrez.
Meski tampil di kandang lawan, Leicester tetap menampilkan permainan agresif. Buktinya The Foxes nyaris membuka keunggulan jika umpan Okazaki mampu dimanfaatkan Mahrez pada menit ke-9.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gol semata wayang Mahrez bertahan hingga jeda turun minum.
Bahkan, Palace bisa nyaris menyamakan kedudukan melalui tendangan keras Damien Delaney di menit ke-92. Sayang, sepakannya hanya membentur mistar gawang Schmeichel.
Peluang emas yang dimiliki Delaney nyaris menggagalkan kemenangan Leicester di London. Namun, tim asuhan Claudio Ranieri tetap membawa pulang tiga poin manis untuk menjaga asa meraih titel liga Primer.
Hasil ini semakin mengokohkan posisi Leicester di puncak klasemen dengan 66 poin dari 33 pertandingan. Tim berjuluk 'Si Rubah' unggul delapan poin dari peringkat kedua Tottenham Hotspur.
Sementara Arsenal yang menang atas Everton bertahan di peringkat ketiga dengan nilai 55. Namun, The Gunners masih memiliki satu laga lebih sedikit dibandingkan Leicester. (jun)