Menpora menyesalkan pemasangan profil pebalap nasional asal Jawa Tengah itu pada "preshow" perdana F1 di Sirkuit Melbourne Grand Prix Albert Park, yang tidak ditampilkan dengan Bendera Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bendera adalah simbol kehormatan negara, jika pebalap lain ditampilkan bersama bendera asal negaranya dalam grafik, Rio juga seharusnya demikian karena merupakan kebanggaan Indonesia," tegas Menpora.
Menurut Imam, sikap yang ditunjukkan masyarakat tersebut merupakan bentuk perhatian besar terhadap Rio Haryanto yang telah mencetak sejarah tampil di ajang balap jet darat bergengsi tersebut, sekaligus wujud nasionalisme bangsa Indonesia.
"Rio Haryanto memang telah mengukir sejarah bagi bangsa Indonesia, wajar jika masyarakat terusik jika dia ditampilkan tanpa Bendera Merah Putih dalam acara yang disaksikan jutaan pemirsa di seluruh dunia," kata Menpora menambahkan.
Ia menekankan insiden bendera ini tidak boleh terjadi lagi pada seri kedua F1 di Bahrain yang akan digelar pada 1-3 April 2016. (jun)