Keane justru melempar wacana baru jika 'Ibrakadabra' menjadi sosok ideal pemecah kebuntuan lini serang Setan Merah yang sedang bermasalah dalam beberapa musim terakhir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Keane, Ibra merupakan sosok penyerang ideal yang pernah disaksikannya di level Liga Champions. Bahkan ia tak heran jika banyak spekulasi yang menyebutkan mantan pemain Inter Milan bakal ke Liga Primer.
Selain itu, Ibra juga dianggap bisa menyuguhkan permainan menghibur bagi rekan setimnya dan mengangkat ruh setiap klub yang diperkuatnya.
Pada Oktober mendatang Ibra genap berusia 35 tahun. Usia yang tak lagi muda bagi seorang pesepak bola profesional. Namun, pamornya terus meroket di daratan Eropa.
Belum Pernah Cicipi Liga Inggris
Sepanjang kariernya, ia pernah menjajal Liga Swedia, Belanda, Italia, Spanyol, dan Perancis. Namanya melejit ketika bermain di Ajax Amsterdam, Juventus, dan Inter Milan.
Ketajaman ‘Ibrakadabra’ agak meredup kala bergabung dengan Barcelona pada musim 2009-2011 hingga kemudian memilih hijrah ke AC Milan. Hanya bertahan dua musim di Milan, ia kemudian direkrut klub kaya raya Liga Perancis PSG sejak 2012 hingga kini.
PSG yang diasuh Laurent Blanc pun berharap Ibra bisa menetap di Parc des Princes dalam waktu yang lebih lama lagi. Tapi, keputusan terakhir tetap berada di tangan pemain berpostur tinggi dengan badan penuh tato itu.
Di usianya yang tak lagi muda, Ibra kemungkinan akan menjajal kerasnya persaingan di Liga Inggris untuk menutup karier sebagai pemain komplet. (jun)