Namun hal itu ternyata tak membuat Messi menjatuhkan pilihan pada Guardiola sebagai pelatih paling vital dalam perjalanan kariernya. Messi lebih memilih sosok pelatih Barca periode sebelumnya, Rijkaard.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bila dirinya tak memutuskan untuk memasukkan saya ke dalam tim utama, maka mungkin saja saya tak pernah bisa berada di tim utama," ucap Messi seperti dikutip dari ESPNFC.
Messi sudah menunjukkan performa brilian lewat aksi-aksinya di lapangan namun baru pada musim ketiga dirinya sukses mencetak dua digit gol.
"Rijkaard percaya pada saya. Dia membuat saya bermain di tim utama," kata Messi.
Barcelona sendiri memang sepatutnya berterima kasih kepada Rijkaard yang memberikan kepercayaan pada Messi dengan cepat. Pasalnya, Barcelona sempat kehilangan Cesc Fabregas dan Gerard Pique yang dibajak Arsenal dan Manchester United saat mereka masih berusia belia dan bermain di tim junior Barcelona.
Hal yang sama bukan mustahil bisa menimpa Messi bila Barcelona tak kunjung memberikan kepercayaan padanya. (ptr)