"Mereka layak berada di atas karena Leicester berjuang sekuat tenaga untuk setiap poin yang mereka dapatkan."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tekad kuat Leicester itulah yang menurut Oezil membedakan Jamie Vardy dan kawan-kawan dengan kondisi timnya saat ini.
Arsenal yang masih memiliki satu pertandingan lebih banyak dibandingkan Leicester hanya akan menghadapi satu tim zona empat besar, Manchester City di sisa delapan laga mereka musim ini. Hal inilah yang membuat Oezil masih optimistis terhadap peluang juara Arsenal.
"Saya tak merasa bahwa kami sudah berada dalam kondisi mustahil memenangkan gelar juara. Walaupun hanya tinggal tersisa beberapa laga, Leicester masih harus menghadapi sejumlah tim besar."
"Kami pun tentunya tak boleh membiarkan diri kami kembali tergelincir. Harapan meraih gelar juara masih ada dan kami memiliki materi pemain untuk jadi tim juara," kata Oezil.
Leicester sendiri masih harus menghadapi dua tim besar yang terpuruk musim ini, Manchester United dan Chelsea, plus beberapa tim kuda hitam musim ini seperti Southampton dan West Ham United.
"Leicester telah berjuang dengan hebat musim ini namun masih ada beberapa pertandingan tersisa hingga akhir musim. Saya rasa kami masih memiliki peluang untuk mengejar Leicester."
"Kami tentu saja harus berharap mereka membuat kesalahan," ucap Oezil. (ptr)