Terkait berbagai rumor yang beredar tentang manajer United musim depan, Giggs menegaskan bahwa mereka yang bertugas tak boleh melupakan filosofi United tentang pemain muda. Selama ini, United terus memberikan ruang bagi pemain-pemain akademi binaan mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Giggs, hal itu bukanlah lantaran United tak memiliki kemampuan finansial untuk membeli pemain-pemain terbaik di dunia, melainkan karena para pemain akademi United juga telah terbukti sukses jadi bagian penting dalam sejarah klub tersebut.
"Hal itu telah jadi bagian besar dalam sejarah United. Para suporter United sangat ingin menyaksikan pemain muda dari akademi, bermain bersama jajaran pemain terbaik dunia," kata Giggs.
Giggs sendiri merupakan produk United dan bersama David Beckham, Paul Scholes, Gary Neville, Phil Neville, dan Nicky Butt jadi bagian penting dalam keperkasaan United di era 90-an dan 2000-an.
Mourinho yang jadi calon kuat pelatih United musim depan sejauh ini tak memiliki tradisi baik dalam hal memberi kesempatan bagi pemain muda. Hal sebaliknya justru dilakukan oleh Van Gaal.
Pelatih asal Belanda ini begitu royal dalam hal pemberian menit bermain bagi pemain muda. Dua musim bertugas di Old Trafford, sudah ada 14 pemain akademi yang menjalani debut bersama tim utama. (ptr)