Bahkan, klub raksasa asal Katalonia itu mulai mempertimbangkan mengganti nama Stadion Camp Nou menjadi Stadion Johan Cruyff demi mengenang legenda sepak bola klub tersebut.
Namun, dewan direksi Barca bakal segera melakukan pertemuan Selasa (29/3) nanti untuk membahas usulan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jordi Cruyff, putra Cruyff yang juga pernah bermain di Barcelona, sebelumnya sudah bertemu dengan Wakil Presiden Klub, Jordi Cardoner, soal usulan itu.
Klub itu juga pernah melakukan pemungutan suara kepada fan Barcelona di situs mereka terkait perubahan Camp Nou menjadi Stadion Johan Cruyff. Hasilnya adalah 65 persen setuju dari 8.000 responden.
Beberapa usulan juga sudah dilontarkan untuk menghormati pemain legendaris Barcelona tersebut. Di antaranya adalah mendirikan patung Cruyff di markas Barcelona, mempensiunkan nomor 14 yang notabene nomor punggungnya, dan mengheningkan cipta pada menit ke-14 sesuai nomor punggungnya.
Sedangkan sebanyak 65 persen responden yang setuju perubahan nama Stadion menjadi Johan Cruyff percaya bahwa itu merupakan penghargaan yang paling pantas terhadap mendiang.
Selain prestasi, jasa-jasa besar Cruyff justru karena ia berhasil membangun sistem permainan Barcelona. Ya, gaya permainan tik-taka merupakan fondasi Barca yang sekarang semakin populer.
Dengan meraih 11 trofi, Cruyff merupakan pria yang pernah meraih predikat pelatih Barcelona paling sukses di klub tersebut. Namun, rekornya itu dilewati oleh mantan anak didiknya, Josep 'Pep' Guardiola dengan mengoleksi 15 gelar juara. (bac)