"Perkembangan teknologi tidak bisa dibendung. Kita harus secepatnya menyesuaikan demi pendataan yang lebih bagus lagi," kata Gatot S. Dewa Broto usai pelantikan di Wisma Kemenpora, Jakarta, Senin (28/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, sambung Gatot, data atlet dari semua tingkatan bisa terdata dengan baik sehingga mempermudah untuk pemantauan.
Tantangan ke depan bagi Gatot tidak hanya pendataan atlet, tetapi juga persiapan beberapa kejuaraan internasional mulai Olimpiade 2016, SEA Games 2017, Asian Games 2018, hingga rencana Indonesia menjadi tuan rumah kejuaraan MotoGP 2017 sampai dengan 2019.
Adapun Djoko Pekik Irianto setelah lengser dari jabatan itu disebut akan kembali ke habitatnya, yaitu ke kampus Universitas Negeri Yogyakarta.
Selain Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga, penggantian juga terjadi di Deputi Pemberdayaan Pemuda dari Yuni Poerwanti kepada Chandra Wijaya, sedangkan Deputi Pembudayaan Olahraga diserahterimakan dari Faisal Abdullah kepada Raden Isnanta (antara/kid)