Pada laga lawan Belanda, Pogba dianggap tampil kurang menggigit dan tak berada pada level permainan yang sering ia tunjukkan ketika berkostum Bianconeri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pogba selalu menempatkan standar pada titik yang tinggi. Jadi banyak orang yang selalu berharap ia tampil spektakuler dan menentukan di tiap pertandingan."
Menurut Deschamps, publik harus menyadari bahwa kemampuan Pogba adalah menciptakan kreativitas dan alur serangan dari lini tengah dan bukan berperan sebagai mesin gol tim.
"Pogba bermain secara kolektif sebagai bagian dari sebuah tim dengan pemain lainnya yang juga memiliki kualitas hebat," ujar Deschamps.
Deschamps pun kemudian mengingatkan bahwa bila Pogba berada di bangku cadangan pada laga lawan Rusia, hal itu bukanlah sebuah hukuman.
"Pogba pun pernah berada di bangku cadangan sebelumnya, jadi hal itu bukanlah sebuah hukuman untuknya."
"Sebagai pelatih, saya pun butuh melihat performa pemain lainnya. Namun yang pasti, Pogba adalah pemain yang bisa memberikan banyak perbedaan bagi tim. Saya tak pernah meragukan kualitasnya," ucap Deschamps. (ptr)