Pemanggilan tersebut terkait penetapan status La Nyalla sebagai tersangka korupsi di Kamar Dagang Industri (kadin) Jawa Timur. Menanggapi hal itu, PSSI menyatakan tak ikut-ikutan soal kasus korupsi La Nyalla.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gusti menerangkan, penetapan status buron La Nyalla oleh Kejaksaan, tak lantas mengganggu induk sepak bola Tanah Air itu. "PSSI akan berjalan normal setelah pembatalan SK (Surat Keputusan) pembekuan PSSI oleh Mahkamah Agung," ucap pria yang juga berprofesi sebagai pengacara itu.
Meski demikian, Gusti tak memungkiri bahwa secara marwah, PSSI ikut terkena dampak dari kasus korupsi La Nyalla. "Di media-media kan begitu. Selalu dikaitkan ia sebagai Ketua Umum PSSI," tutur mantan ketua Asprov PSSI DKI Jakarta itu.
"Tapi memang sudah pasti terbawa-bawa. Sama seperti Pemuda Pancasila, organisasi yang ia (La Nyalla) pimpin pun ikut kena."
Saat disinggung apakan Exco PSSI akan menggelar rapat darurat terkait status buron La Nyalla, Gusti belum bisa memastikannya. "Semua itu tergantung dari pemberitahuan di Kesekjenan di PSSI. Posisi kami hanya menunggu," ungkap Gusti. (bac)