Di perempat final Chong Wei menang lawan pebulutangkis China, Wang Zheming, dengan skor 21-16 9-2. Pertandingan harus diberhentikan di menit ke-28 lantaran Zheming cedera kaki.
Sementara Ihsan menang 17-21 21-12 21-12 dari pebulutangkis Inggris, Rajiv Ouseph, setelah bermain selama 56 menit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ihsan tipe pemain menyerang. Selain itu, susah bermain bagus di Istora karena anginnya cukup kencang. Kalau saya bisa kontrol bola yang bagus, jaga diri yang bagus, saya bisa menang besok," kata Chong Wei kepada para awak media usai pertandingan.
Menanggapi pertandingannya melawan Zheming, Chong Wei mengaku takjub dengan para pendukung Indonesia.
"Luar biasa main di kandang Indonesia, saya lebih jaga-jaga lah karena main di kandang Indonesia. Tapi tidak apa-apa, saya akan fokus kepada diri saya sendiri," ucap juara Indonesia Terbuka lima kali tersebut.
Sementara itu Ihsan yang baru pertama kali main di semifinal Indonesia Terbuka menyatakan bahwa performa tunggal putra muda Indonesia seperti dirinya, Jonatan Christie, dan Anthony Ginting layak diperhitungkan dalam persaingan di level dunia.
"Saya, Anthony, dan Jonatan telah membuktikan bahwa kami juga mampu bersaing dan mengalahkan pemain-pemain 10 besar. Untuk saat ini kami pun layak berada di posisi 20 besar," katanya.
(vws)