"Dalam karier kepelatihan saya, saya selalu lebih baik dibandingkan setelahnya, dan mereka yang saya gantikan posisinya. [Mereka] selalu lebih buruk. Sejak saya mulai berada di pekerjaan ini," kata Mihajlovic seperti dikutip dari Sky Sport Italia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Miha mengaku dirinya tidak alergi untuk mengkritik atau berkomunikasi pemain dalam situasi tatap muka, atau di ruang ganti di depan pemain lain. Tak hanya itu, ia pun sangat tak alergi mengkritik pemain lewat media massa.
"Karena saya tahu dia akan melakukan segalanya untuk bereaksi dan membuktikan saya salah [di lapangan]."
Terakhir, Miha mengkritik penyerang internasional Italia, Mario Balotelli. Pemain yang dipinjam dari Liverpool itu tak juga menunjukkan perubahan dari kiprahnya yang lebih dikenal dengan sebutan anak badung dibandingkan pemain bintang.
Sepanjang musim ini, penyerang berusia 25 tahun itu baru mencetak satu gol dari 13 penampilan bersama Milan di kompetisi Serie A.
"Tingkah lakunya adalah 10 dari 10 skala poin tahun ini. Dia harus melakukan lebih baik lagi di lapangan, tetapi dia tahu itu dengan baik dan kami sering membicarakan ini," ujar Mihajlovic seperti dikutip dari ESPN FC.
Mihajlovic pun yakin, Balotelli akan berubah karena ia sudah memerhatikannya sejak remaja, ketika memulai debut bersama Roberto Mancini.
"Dia masih anak-anak waktu itu. Bertahun-tahun telah terlewati dan dia tak berubah juga. Saya membutuhkan seorang pria dewasa, jantan, bukan seorang bocah," tegas Miha.
(kid)