Pemain berusia 28 tahun itu telah dilarang menghadiri sesi latihan tim utama setelah sejumlah insiden yang ia lakukan di luar lapangan, termasuk ketiduran dan terlambat latihan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada sejumlah insiden yang tak akan saya ungkapkan kepada publik. Kami melihatnya sebagai ancaman bagi klub ini sehingga kami harus mengambil tindakan."
"Kami tak meminta para pemain kami tak bercela, mereka merupakan pemain-pemain muda dan kita semua membuat kesalahan. Tetapi pemain harus merepresentasikan klub dengan baik," ujar Allofs melanjutkan.
"Mereka semua dibayar dengan cukup baik untuk melakukan itu, sehingga kami harus mengambil tindakan jika mereka tak mampu melakukannya."
Selama kariernya, Bendtner memang acapkali terlibat aksi-aksi kontroversial. Dunia maya bahkan menciptakan panggilan 'Lord Bendtner' padanya. Itu terjadi lantaran aksi-aksi di luar lapangan tak diimbangi dengan penampilan bagusnya dalam pertandingan.
Di dalam skuat Wolfsburg dengan status bebas transfer dari Arsenal, 2014 lalu, Bendtner pun jarang dimainkan dan sering menghabiskan waktunya sebagai penghangat bangku cadangan.
Akhirnya, sanksi-sanksi, termasuk sanksi ketika ia berpose dengan mobil Mercedes, membuat masa depannya di klub yang dimiliki perusahaan rival, Volkswagen menjadi tanda tanya. Padahal penyerang internasional Denmark itu masih terikat kontrak hingga Juni 2017 mendatang.
(kid)