Pelatih atletik Swedia itu adalah Ulf Karlsson. Pada konferensi olahraga yang berlangsung pekan ini, ia mengutarakan pendapatnya bahwa Ibrahimovic menggunakan doping untuk menguatkan otot-ototnya semasa bermain di Juventus.
"Berat otot Zlatan bertambah 10 kilo gram dalam waktu enam bulan di Juventus. Itu tak mungkin didapatkan dari waktu yang teramat singkat," kata Karlsson seperti dikutip dari harian lokal Nya Wermlands-Tidning.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami akan menuntutnya. Saya bukan seorang ahli dalam hukum Swedia, tapi kami punya pengacara Swedia," kata Raiola kepada harian Swedia Expressen.
Menurut Raiola, sepanjang kariernya Ibrahimovic selalu diperiksa doping, termasuk ketika bermain untuk Juventus. Raiola menegaskan bahwa Ibrahimovic tak pernah sekalipun positif doping dalam 15 hingga 20 kali diperiksa ketika main di Italia.
"Skandal doping Juventus sudah berakhir ketika Zlatan datang. Kami punya banyak sekali pengawasan doping di Juventus," kata Raiola.
"Ini konyol sekali. Kami bisa membuktikan bahwa hal ini tidak benar. Setiap klub yang pernah dibela Zlatan tahu bahwa sang pemain bahkan tidak mau meminum aspirin."
(vws)