Dalam seri ketiga di Austin, Texas tersebut, Lorenzo sebetulnya memulai balap di barisan terdepan bersama Marquez. Ia sempat memimpin balap hingga tikungan pertama, namun tergeser karena menikung terlalu lebar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sebelumnya penuh kepercayaan diri dari pengerman sepanjang akhir pekan ini," kata Lorenzo seperti dikutip dari Crash, Senin (11/4)."Tetapi hari ini dengan ban depan yang keras dan tangki [bensin] penuh saya tak tahu apa yang terjadi, tetapi saya tidak bisa mengerem dengan sama. Sangat buruk, selalu banyak masalah."
"Saya berharap bisa lebih cepat, tetapi hari ini itu mustahil. Setiap kali saya merasa lebih lambat dan lambat, jadi hari ini bukanlah hari untuk kemenangan dan saya sudah tahu itu dari lap ketujuh atau delapan," tukas pria berusia 28 tahun tersebut.
Atas dasar itu, juara dunia tiga kali itu pun kemudian menargetkan untuk tetap menyelesaikan balap dan mendapatkan poin.
Lorenzo lebih beruntung dibandingkan rekan satu timnya, Valentino Rossi. Pebalap asal Italia itu tergelincir di tikungan kedua pada putaran ketiga. Akibat insident tersebut, Rossi pun gagal mendapatkan poin dari Austin.
"Tahun ini, [dengan ban Michelin] Anda harus membayar mahal kesalahan kecil," kata Rossi. "Saya memasuki tikungan itu dengan kecepatan yang sama, tapi melintasi dua benjolan -- mungkin saya bergerak terlalu dalam dan saya kehilangan kendali ban depan. Jadi Anda harus berkonsentrasi dan mencoba tidak membuat kesalahan apapun."
(kid)