Atas dasar itu, skuat Paris pun berambisi mengejar kesempurnaan untuk memburu tahta tertinggi di Eropa kali pertama. Untuk itu, Pelatih PSG Laurent Blanc harus memastikan dulu tiket semifinal di kandang Manchester City, Selasa (12/4) malam waktu setempat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Motta pun berharap tak ada lagi kesalahan dilakukan ia dan rekan-rekan satu tim. Pasalnya sekecil apapun kesalahan akan berakibat pada kegagalan tim, dan sebaliknya.
Sementara itu Blanc mengatakan pihaknya telah mempelajari kesalahan yang dilakukan pada leg pertama. Dalam laga tersebut, tukas Blanc, timnya memberi ruang terlalu luas bagi para pemain ManCity. Akibatnya, lanjut kapten timnas Perancis yang memenangkan Piala Dunia 1998 itu, skuat PSG telah belajar dan akan memperbaiki dalam penempatan posisi pemain.
"Kami harus menunjukkan permainan di level tertinggi mungkin, pastinya lebih tinggi dibandingkan pada leg pertama," kata Blanc.
"Sekarang [jawabnya] sederhana: kami harus mencetak lebih dari satu gol dibandingkan Manchester City."
Pada laga domestik masing-masing, baik ManCity maupun PSG berhasil mengalahkan lawan mereka. Namun, lain halnya dengan ManCity yang masih berupaya menempel titel juara dan mempertahankan zona Liga Champions, PSG lebih santai.
Akibat titel juara telah dikunci lebih dini, Blanc mengistirahatkan para pemain utamanya saat menghadapi Guingamp di Ligue 1. Dalam laga tersebut pun PSG menang 2-0.
Marco Veratti yang cedera sejak Februari lalu pun diharapkan dapat turun bersama dengan Javier Pastore. Kehadiran mereka diharapkan bisa melapis Blaise Matuidi yang mendapat larangan tampil.
Selain Matuidi, David Luiz pun melakoni hukuman sama. Untuk posisi Luiz ini, Blanc pun akan memercayakannya kepada Marquinhos di lini tengah pertahanan.
(kid)