Naughton percaya MMA tidak memberikan dampak yang positif khususnya di Irlandia. Apalagi petarung MMA, Conor McGregor, begitu populer di negara berpopulasi sekitar 4 juta penduduk tersebut.
"Di Irlandia, media menggambarkan kebrutalan McGregor sebagai suatu keindahan. Dan Anda melihat anak-anak bermain menirukan gerakan MMA dengan kawannya."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Naughton menilai MMA dapat menuntun ke tindak kekerasan.
Walau begitu, pelatih McGregor John Kavanagh tidak setuju bahwa MMA adalah olahraga yang brutal.
"Yang lebih berbahaya bagi anak-anak dibandingkan dengan olahraga kontak fisik adalah tidak berolahraga sama sekali," ucapnya.
Belum lama ini, olahraga MMA baru saja menelan korban. Petarung Portugis, Joao Carvalho, meninggal dunia setelah bertarung dengan rekan setim McGregor, Charlie Ward. (ptr)