"Kami bahagia. Kami bermain dengan baik yang seharusnya memang kami lakukan dan sebaik yang kami inginkan, kami memiliki banyak peluang untuk mencetak gol [ke gawang Benfica]," ujar juru taktik asal Spanyol itu dalam jumpa pers usai laga seperti dikutip dari situs resmi Liga Champions.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketinggalan 0-1, membuat skuat Benfica yang diasuh Rio Vittoria membuka serangan dari awal laga leg dua. Hasilnya, Raul Jimenez berhasil membawa Benfica unggul lebih dulu pada menit ke-27.
Namun, sepuluh menit kemudian, Munich berhasil membalas lewat sepakan Arturo Vidal di dalam kotak penalti. Thomas Mueller lalu membawa Munich kembali unggul pada menit ke-52 dalam skema sepak pojok. Dan, tendangan bebas Antoni Talisca berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-76.
Setelah itu Benfica kehabisan waktu untuk mencetak dua gol lagi agar mampu lolos ke semifinal.
"Itu membuktikan di Liga Champions anda membutuhkan sebuah skuat besar yang kompetitif. Kami merespon dngan baik usai gol Raul Jimenez. Kami cukup solid dan gol Arturo Vidal membuat kami tenang," kata Guardiola.
"Benfica sebuah tim super. Dengan Jonas, Mitroglou, dan Nicolas Gaitan di pihak mereka, mereka bisa lebih kuat," kata Guardiola yang mengaku beruntung karena ketiga pemain itu absen di leg kedua.
"Itu jelas sekali membantu kami, tetapi kami memang pantas lolos."
Munich lolos ke semifinal bersama Atletico Madrid, Real Madrid, dan Manchester City. Babak semifinal Liga Champions akan diundi pada Jumat (15/4).
Tentang peluang lawan yang akan dihadapi Munich--termasuk calon klub yang akan dilatih Guardiola musim depan, Manchester City--Pep mengatakan, "Kami senang berada di [semifinal] ini dan siap bermain dengan siapapun." (kid)