Malam yang indah bagi Bryant. Pasalnya, itu adalah partai terakhir bagi Bryant yang sudah menegaskan akan pensiun setelah musim reguler NBA tahun ini berakhir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam partai terakhirnya tersebut, Bryant bahkan menjadi penentu kemenangan Lakers. Saat memasuki kuarter keempat, posisi Lakers masih tertinggal 66-77 dari Jazz.
Lemparan tiga angka, serta penetrasi sebelum melepaskan jump shot Bryant telah membuat Lakers mengejar dan membalikkan keunggulan saat kuarter keempat tersisa kurang dari semenit lagi.
Partai terakhir pun selesai dengan manis. Publik Staples Center pun antusias memberikan salut kepada Bryant. Dengan usia saat ni 37 tahun dan 234 hari, Bryant menjadi pebasket tertua yang pernah mencetak 60 poin dalam satu laga.
"Man, saya tidak percaya betapa cepatnya 20 tahun berlalu. Ini gila. Ini sungguh-sungguh gila. Kita semua pernah berada di atas dan kita juga pernah di bawah. Saya pikir bagian yang paling penting adalah kita tetap bersama menjalani ini," ujar Bryant usai pertandingan kepada suporter Lakers yang memadati Staples Center.
(kid)