Menurut Butet, sapaan Liliyana, pihaknya bermain di bawah tekanan dari pasangan Korea Selatan, Ko Sung Hyun/Kim Ha Na sehingga kalah dua gim, 14-21 dan 16-21.
Kondisi itu pun membuat kesalahan-demi kesalahan yang dilakukan padangan Indonesia itu terus terjadi. Hal tersebut membuat Sung/Kim mampu mendapat keuntungan angka-angka dan menang cukup mudah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tontowi/Liliyana sempat berusaha mengambil kendali permainan. "Tapi di tengah-tengah game, Owi (Tontowi) agak panik, jadi pergerakannya terbaca oleh Kim," tutur Butet.
"Setelah lawan dapat momennya, kami seperti tak bisa mengembangkan permainan, ketebak terus."
Butet mengaku, sempat mengubah strategi di gim kedua karena kondisi angin di lapangan berubah. "Tapi saat bisa menyamakan kedudukan, malah buat banyak error (kesalahan) yang fatal, jadi lawan dapat poinnya gampang, bukan dengan susah payah," ungkap Butet. (bac)