Hasil ini membuat Liverpool kini menguntit Southampton yang memiliki poin sama di posisi ketujuh, yaitu 51. Bedanya, The Saints mengoleksi jumlah pertandingan lebih banyak yaitu 34 sementara Liverpool 32.
Kedua kesebelasan memiliki tugas yang sangat sukar untuk lolos ke zona Liga Champions, karena Arsenal yang menduduki posisi keempat telah mengoleksi 59 poin, sementara Liga Primer Inggris tinggal menyisakan enam pertandingan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski dengan 10 pergantian tersebut, Liverpool masih bermain dengan gaya khas Klopp yaitu pressing ketat.
The Reds sendiri mengalami kebuntuan untuk menciptakan peluang yang bagus di setengah jam awal pertandingan. Tapi sepakan Firmino di depan gawang akhirnya mengakhiri hal itu.
Kiper Artur Boruc sempat menepis bola, tapi kemudian jatuh ke kaki Firmino. Gelandang asal Brasil itu pun dengan mudah membobol gawang lawan.
Gol itu membuat Liverpool lebih nyaman dalam menyerang. Ketika pertandingan akan memasuki jeda turun minum The Reds pun menambah keunggulan. Sturridge yang menyambut bola sepakan bebas Jordon Ibe dengan tandukannya mengoyak gawang Boruc.
Sturridge nyaris saja membuat Liverpool unggul 3-0 di menit ke-53. Mendapatkan umpan matang dari Joe Allen, penyerang tim nasional Inggris itu mampu menaklukkan kiper Artur Boruc dengan tendangan chip, akan tetapi bola masih mengenai tiang.
Enam menit kemudian, giliran Bournemouth yang memaksa kiper Danny Ward melakukan penyelamatan.
Peluang ini berawal dari Joshua King yang dengan mudah mengalahkan Mamadou Sakho, dan kemudian berhadapan dengan Ward. Ia menembak, tapi bola dihalau Ward dengan ujung tangan.
Di 10 menit akhir, kedua tim saling berjual beli serangan. Tandukan Lewis Grabban memaksa Ward melakukan penyelamatan akrobatik, yang direspons Sturrdige dengan bola chip yang membentur mistar.
Kengototan Bournemouth kemudian berbuah gol. Berawal dari umpan panjang Andrew Surman, King melakukan tendangan keras dari tepian kotak penalti untuk menaklukkan Danny Ward.
Di menit terakhir laga, Bournemouth nyaris menyamakan kedudukan lewat tandukan Steve Cook yang hanya meleset tipis di atas mistar. Tapi skor 2-1 pada akhirnya tidak berubah hingga wasit membunyikan peluit panjang. (vws)