Hal ini ditegaskan Deputi IV Kemenpora Gatot S. Dewa Broto setelah menjalani pertemuan tertutup dengan BOPI dengan Tim Transisi, Senin (18/4).
Gatot juga menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima surat permohonan rekomendasi dari PT Gelora Trisula Semesta (GTS) terkait penyelenggaraan ISC.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Gatot, Kemenpora pun tetap meminta BOPI dan Tim Transisi agar tetap melakukan verifikasi setelahnya.
"Kita minta kepada BOPI dan Tim Transisi untuk memberi catatan saat mendapatkan dokumen dari PT GTS. Saya katakan, 'Apapun catatan dan verifikasi PT GTS itu tidak akan membatalkan atau memundurkan jadwal kickoff ISC," ucap Gatot yang juga menjabat sebagai juru bicara Kemenpora tersebut.
Selain itu, Kemenpora juga meminta agar BOPI melakukan koordinasi dengan pihak Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia.
"Karena akhir (pengurusan izin) ini di pihak kepolisian, agar mereka memahami bahwa kami memberikan catatan mengenai penyelenggaraan ISC. Semua harus di bawah kendali dan koordinasi Kemenpora sesuai dengan Undang-Undang Keolahragaan Nasional. Dan kemudian terus diawasi, " ujar Gatot.
Dalam pertemuan tersebut, Gatot pun menyampaikan arahan Imam yang menekankan bahwa Kemenpora, Tim Transisi, dan BOPI adalah satu suara soal penyelenggaraan ISC.
Pada Jumat kemarin, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo juga sudah mengonfirmasi akan hadir dalam ajang tersebut. Maka dari itu, Gatot menuturkan Kemenpora berusaha pelaksanaannya berjalan baik.
(vws)