Gelandang berusia 28 tahun itu pun mencoba meyakinkan Conte bahwa dirinya pun bisa memainkan peran seperti Andrea Pirlo di Juventus. Pirlo memainkan peran deep-lying playmaker saat membantu Conte membawa Juventus meraih hattrick Scudetto (2011/12, 2012/13, 2013/14).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tetapi mengapa tidak [memainkan peran Pirlo]? Saya suka untuk turun ke bawah mendapatkan bola. Saya suka menciptakan umpan panjang dan menyambungkannya kepada orang di depan."
Tak hanya itu, Fabregas pun kerap memainkan peran False Nine saat bermain untuk timnas Spanyol. Kemampuan Fabregas dalam mengoper tak perlu diragukan. Pada musim terakhir Pirlo di Juventus (2014/15), ia memiliki statistik hampir serupa Fabregas bersama Chelsea di Liga Inggris pada saat yang sama.
Fabregas memiliki statistik operan kunci hingga 2,34 per pertandingan, sementara Conte 2,19. Keduanya pun memiliki torehan operan sukses lebih dari 85 persen.
Untuk ukuran operan jauh, rata-rata Fabregas adalah 18,53 meter sementara Pirlo 21,5 meter.
(kid)