Terlebih, saat dirinya menjadi juara F1 musim lalu, membuat ajang balapan itu semakin dikenal di dunia.
Untuk itu, ia pun merasa tak berhutang budi sedikit pun dengan F1. "Sebenarnya, saya mungkin mempromosikan olahraga ini lebih dari pebalap lainnya," ucap Hamilton kepada CNN.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hamilton juga menanggapi isu ketegangan antara asosiasi pebalap F1 dengan tim dan operator yakni bos F1 Bernie Ecclestone. Itu terkait terancam pailitnya F1 yang mulai sepi penonton.
Menurutnya, permasalahan yang dialami F1 tak bisa dibebankan kepada pebalap. "Sejatinya olahraga, bisnis, menyangkut uang dan kekuasaan," ucapnya.
"Kami sebagai pebalap akan mengatakan apapun, tapi yang menduduki jabatan, menorehkan pena, membayar cek, adalah mereka yang harusnya membuat kebijakan."
Namun, bagi Hamilton, keputusan soal kebijakan oleh regulator sah-sah saja. "Ini seperti dalam bisnis koorporasi, uang adalah kekuasaan dan penguasa. Orang yang memiliki balap ini yang membuat kebijakan," ucapnya.
Beberapa waktu lalu, Eccleston memang sempat berang ketika banyak pebalap dan tim yang menuntut melakukan perombakan besar dalam struktur F1.
Ecclestone bahkan secara gamblang menyatakan para pebalap F1 seharusnya diam saja lantaran mereka hanya tertarik pada diri mereka sendiri.
"Apa kepentingan yang dimiliki para pebalap selain mengambil uang dari olahraga ini?" ujar Ecclestone seperti dilansir GPUpdate.
"Saya tak pernah melihat mereka mengeluarkan satu dollar pun. Anda pergi makan malam dengan mereka dan mereka tak membayar tagihannya. Mereka itu seharusnya tak diperbolehkan bicara, mereka seharusnya hanya masuk ke mobil dan mengendarainya." (bac/bac)