"Ini seperti Anda masuk ke klub malam dan Anda mengajak seorang wanita berdansa dan dia justru memilih pria di samping Anda. Jelas kami ingin Lorenzo bertahan, tidak diragukan lagi," ujar Jarvis seperti dilansir Crash.net.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jarvis mengklaim Yamaha sudah memberikan tawaran terbaik untuk bisa mempertahankan Lorenzo, tapi gagal. Pria asal Inggris itu menganggap ada tiga faktor yang membuat Lorenzo memilih hengkang dari Yamaha.
"Selain itu, Lorenzo mungkin ingin menjadi pebalap nomor satu di tim masa depannya, dan itu sesuatu tawaran menarik. Jadi saya pikir itu alasan dia pindah," sambungnya.
Lorenzo sebelumnya dikabarkan kecewa dengan tindakan Yamaha yang terlalu menganakemaskan rekan setimnya, Valentino Rossi, meski sudah berhasil merebut gelar juara dunia MotoGP musim lalu.
Sejak memperkuat Yamaha pada 2008, Lorenzo hingga kini sudah mengoleksi tiga gelar juara dunia MotoGP pada musim 2010, 2012, dan 2015. (har)