Alli tampak menonjok perut bek West Bromwich, Claudio Yacob, pada babak pertama sehingga kemungkinan Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA), menjatuhkan hukuman larangan bertanding terhadapnya. Manajer Spurs, Mauricio Pochettino, pun meyakini bahwa aksi pemainnya itu bukan tanpa sebab.
Pochettino yakin bahwa tim-tim lawan kerap mengincar tempramen Alli sebagai kelemahan di timnya. Menurutnya, itu salah satu cara melemahkan timnya agar para pemain Spurs pun kehilangan konsentrasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beruntung, Alli lolos dari hukuman atas aksi-aksi tempramennya itu terhadap para pemain lawan.
Pochettino mengakui, sebagai pemain muda, Alli memang sulit mengendalikan emosinya saat serangan provokasi itu bertubi-tubi menghampirinya.
Untuk kejadian yang dilakukannya terhadap Yacob, Pochettino pun enggan memberikan komentar karena tidak melihat kejadian tersebut. "Saya memang mendengar komentar-komentar itu, tapi saya tak punya waktu untuk melihat aksinya (dalam rekaman)," ungkap Pochettino.
"Saya tidak tahu apa yang terjadi, kami akan lihat nanti. saya belum bisa berkomentar banyak, tapi Dele (Alli) memang memiliki karekter meledak jika Anda memang ingin memantiknya." (bac)