Juventus kembali meraih scudetto musim ini setelah dengan menyisakan tiga laga tersisa di Serie A. Ini menjadi gelar juara kelima yang didapat secara beruntun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Haruskah Juventus menjual Pogba demi 100 juta euro?" kata Lippi kepada Gazzetta dello Sport.
Nilai transfer Zidane yang besar memang bisa digunakan untuk membelikan pemain bintang lainnya. Namun, itu tidak cukup untuk menggantikan sosok Zidane di Delle Alpi (stadion Juventus kala itu).
"Apakah suatu saat kita dapat menemukan Zidane lainnya? Saya jawab: "Tidak akan pernah ada Zidane lainnya". Kami akhirnya bisa merekrut (Gianluigi) Buffon, (Lilian) Thuram, dan (Pavel) Nedved, dan bagaimanapun juga tetap kuat," ujar Lippi.
"Sejauh dari apa yang saya ketahui niatnya adalah untuk mempertahankan (Pogba). Itu akan menunjukkan kekuatan besar terutama agar bisa bersaing di Eropa."
Setelah menjual Zidane, Juve memang tetap mendominasi Italia. Namun, mereka kerap gagal melangkah jauh di level Liga Champions.
Lippi menilai, kualitas Pogba berbeda dengan musim-musim sebelumnya. Mantan pemain Manchester United itu semakin matang dan bisa menjadi pembeda di lapangan melalui kreativasnya di lini tengah.
"Dia tidak hanya punya banyak desain di dalam kepalanya, tapi juga memiliki banyak hal indah di dalamnya," ujar pelatih yang juga pernah membesut Napoli dan Internazionale Milan itu.
Selain Pogba, tim Kuda Zebra disarankan untuk mempertahankan striker asal Argentina Paulo Dybala, Alvaro Morata, dan Mario Mandzukic. (jun)