Dua pemain senior, Linda Wenifanetri dan Maria Febe Kusumastuti serta dua pemain junior, Hana Ramadini dan Fitriani, sama-sama tak mampu menaklukkan lawan-lawannya di babak pertama.
Linda dan Febe yang sedang berebut satu jatah tiket menuju Olimpiade Rio de Janeiro 2016 gagal menunjukkan level terbaik permainan mereka. Febe kalah dari P.V Sindhu, 10-21, 13-21, sedangkan Linda harus mengakui keunggulan Nitchaon Jindapol, 10-21, 18-21.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Pola permainan Linda baru keluar setelah interval game kedua. Jelas banyak yang harus diperbaiki dari penampilan Linda hari ini,” kata pelatih tunggal putri, Bambang Suprianto seperti dikutip dari Badminton Indonesia.
“Gerakan kaki saya terbilang lambat hari ini sehingga tak mampu mengantisipasi serangan lawan dengan baik,” tutur Hana.
Unggulan Melaju
Meski tak lagi memiliki wakil di nomor tunggal putri, para pemain andalan Indonesia seperti Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari, dan Praveen Jordan/Debby Susanto berhasil lolos ke babak kedua.
Ahsan/Hendra menang atas Bahaedeen Ahmad/Mohd Naser dari Yordania dengan skor 21-12, 21-12, sedangkan Greysia/Nitya menumbangkan Jongkolphan Kititharkull/Rawinda Prajongjai, 21-18, 21-8.
Praveen/Debby pun dengan dingin mengatasi perlawanan ganda Hong Kong, Chan Alan Yun Ling/Tse Ying Suet, 21-9, 21-14.
Selain para unggulan, sejumlah pemain Indonesia lainnya yang lolos ke babak kedua adalah Jonatan Christie, Tommy Sugiarto, Markus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya, Angga Pratama/Ricky Karanda, Anggia Shitta/Ni Ketut Mahadewi, Della Destiara/Rosyita Eka Putri Sari, Ronald Alexander/Melati Daeva, dan Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja. (ptr)