Munich memang sukses mendominasi laga, namun serangan mereka tak mampu menggetarkan jala gawang Atletico yang dikawal oleh Oblak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tusukan-tusukan gelandang agresif Munich tak mampu menembus kedisiplinan bek-bek Atletico. Ketika sesekali mereka berhasil menembusnya, Oblak dengan sigap mengadang tembakan-tembakan yang dilepaskan oleh Arturo Vidal dan kawan-kawan.
Satu-satunya tendangan yang lepas dari jangkauan Oblak adalah tendangan keras David Alaba di menit ke-54. Namun beruntung, tendangan itu hanya menerpa tiang gawang.
Dengan keberhasilan Oblak mengakhiri pertandingan tanpa kebobolan, maka Oblak jadi kiper yang memiliki jumlah clean sheet terbanyak dalam satu kompetisi Liga Champions dalam sejarah klub Atletico.
Pada musim ini, Oblak sudah mencatatkan delapan clean sheet dari 11 pertandingan yang dimainkan oleh Atletico. Ketangguhan Oblak di bawah gawang plus kedisiplinan barisan bek Atletico jadi formula ampuh terciptanya catatan mengesankan tersebut.
Munich harus berpikir keras untuk mencari cara mengoyak jala Oblak saat mereka bertindak sebagai tuan rumah di leg kedua nanti karena hanya dengan mencetak gol mereka bisa lolos ke partai puncak Liga Champions. (ptr)