Namun, kemewahan permainan Munich itu langsung dihancurkan seketika oleh gol aksi individu nan menawan, Saul Niguez, pada menit ke-11 di leg pertama Liga Champions 2016, Kamis (28/4). Proses gol yang bisa jadi mengingatkan Guardiola akan mantan pemainnya di Barcelona, Lionel Messi.
Saul mampu menggocek dua pemain Munich, Juan Bernat dan Xabi Alonso dengan pola gerakan zig-zag hingga menembus ke kotak penalti. Coba diadang David Alaba, tendangan pemain yang baru memulai kariernya di timnas Spanyol U-21 itu tak mampu ditepis kiper Manuel Neuer.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat disinggung soal gol dan aksi individu Saul, mantan pelatih Barcelona itu enggan menyamakan kualitas pemain Atletico itu dengan Messi. Namun, Guardiola tetap memuji talenta luar biasa dari anak muda kelahiran Elche, Spanyol itu.
Pujian pun tentu juga datang dari sang pelatih Saul di Atletico, Diego Simeone, juga salut terhadap keberanian pemainnya membuka gol lewat aksi individu tersebut.
"Orang-orang kini ingin mengalungkan medali kepadanya, tapi apa pun yang terjadi terhadapnya memang layak karena ia tak pernah berhenti berusaha dan percaya dengan kemampuannya sendiri," tutur Simeone.
Kendati demikian, Simeone mengingatkan bahwa Saul tetaplah pemain muda yang masih haris banyak belajar. "Tentu saja, masih banyak yang harus ia tingkatkan," kata Cholo, sapaan akrabnya. (bac)