Ranieri pun menanti bonus yang menggiurkan apabila timnya sukses merengkuh trofi paling bergengsi di daratan Inggris. Seperti bocoran dari Sportsmail, pelatih asal Italia itu kabarnya akan menerima total bonus mencapai 5 juta poundsterling.
Berdasarkan klausul seperti yang dilaporkan Sportsmail, Ranieri menerima gaji 1,5 juta poundsterling per musim untuk durasi kontrak tiga tahun. Angka itu tentu nilai yang cukup kecil dibandingkan dengan gaji manajer lainnya di Liga Primer Inggris, apalagi jika disetarakan dengan manajer klub elite.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika Leicester juara, total yang didapatkan Ranieri adalah 5 juta poundsterling. Itu baru pelatih, bagaimana dengan bonus para pemain The Foxes?
Saat disingggung ditanyakan terkait bonus pemain, Ranieri tak bisa menjawab. "Saya tidak tahu jika ada klausul itu (untuk pemain), tapi saya juga tak akan katakan juka tahu," ucap Ranieri.
"Mereka (klub) akan membuat kesalahan jika tidak menyiapkannya (bonus) dalam kontrak. Saya sendiri sudah memikirkannya jika memenangi liga."
Prestasi Ranieri membawa Leicester sejauh ini memang tak disangka-sangka. Maklum, keberadaannya di klub itu sempat diragukan setelah pencapaian buruknya melatih timnas Yunani.
Posisinya pun berubah drastis kini. Klub kabarnya sudah melakukan pembicaraan untuk memperpanjang kontrak pelatih kelahiran Roma itu.
Ranieri pun mengaku siap berada di Leicester dalam waktu lama, kendati Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) menawarkannya menjadi pelatih timnas Italia. "Saya sangat senang di sini (Leicester) dan belum berpikir untuk pindah.
"Saya rasa Leicester akan menjadi klub terakhir saya. Saya berharap agar klub akan memberikan saya kontrak panjang sekitar enam atau tujuh tahun."
(bac)