Pada sesi balapan sprint, Rio berhasil memperbaiki posisinya dengan finis di urutan ke-15. Di musim berikutnya, pebalap 23 tahun itu meraih hasil yang lebih impresif di Sirkuit Sochi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sesi balapan sprint, pebalap kelahiran Surakarta itu nyaris meraih kemenangan. Dalam pertarungan 21 lap melawan Richi Stanaway yang memperkuat Status Grand Prix, Rio hanya kalah 0,579 detik dari pebalap asal Australia tersebut.
"Seharusnya menjadi kemenangan keempat saya di musim itu. Saya mengambil alih pimpinan lomba di putaran terakhir tapi pada akhirnya saya harus puas di posisi kedua setelah saya dinilai menyalip dalam kondisi safety car. Itu harusnya dapat menempatkan saya dalam perebutan gelar juara umum," ujar Rio seperti dilansir situs resmi Manor.
Balapan sprint GP2 Rusia 2015 diwarnai dengan masuknya safety car sebanyak dua kali. Rio yang menempel ketat Stanaway sempat memimpin balapan setelah menyalip di tikungan ketiga.
Namun seperti dikutip dari Autosport, kecelakaan yang dialami Johnny Cecotto membuat safety car kembali masuk. Dan Rio kembali kehilangan posisi terdepan dalam prosesnya. (har)