Dalam laga pembuka kompetisi jangka panjang tersebut, Macan Kemayoran bermain imbang 1-1 melawan tim Mutiara Hitam. Persija unggul lebih dulu lewat gol ciamik Ade Jantra pada menit ke-12, kemudian disamakan lewat gol penalti Boakay Eddie Foday pada menit ke-19.
Persipura nyaris berbalik unggul pada menit ke-45 lewat Boaz Solossa. Aksi individu Boaz yang berhasil menusuk jantung pertahanan diakhiri dengan tendangan keras kaki kiri. Namun, tembakan keras pemain plontos itu masih membentur tiang gawang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kadang dalam pertandingan segala sesuatunya berjalan tidak sesuai seperti yang kita harapkan. Dan di pertandingan kali ini tekanan dari Persipura mempengaruhi permainan kami," kata pelatih Persija, Paulo Camargo, saat konferensi pers usai pertandingan (30/4).
"Di pertandingan kadang permainan sepak bola berlangsung santai, dan kadang keras. Akan tetapi, semua pemain saya malam ini mengembangkan kemampuannya masing-masing dengan baik," ucap Camargo.
Camargo sendiri mengakui Persipura bermain bagus dan berharap kesebelasannya sendiri bermain lebih baik.
"Andai waktu pertandingan malam ini lebih panjang, saya yakin Persija menang," katanya. "Saya tahu kedua tim merupakan tim yang besar, tapi saya senang dengan pertandingan malam ini dan pemain saya main baik.
"Saya ingin memenangi pertandingan, tapi hasil ini cukup bagus. Saya harap mendatang Persija lebih baik lagi dan berkembang di pertandingan berikutnya." (vws/vws)