Namun, pada set keempat, Surabaya Samator gagal mengunci kemenangan lantaran menyerah 23-25 setelah Palembang Bank Sumsel Babel tampil habis-habisan untuk menyamakan kedudukan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya bersyukur Samator diberikan kemenangan walaupun dengan cara dramatis," ujar pelatih Surabaya Samator, Ibarsjah Djanu Tjahjono.
"Jika berbicara mengenai masalah stamina, tentu pemain kelelahan. Tapi kami sudah biasa dengan semua itu."
"Di sini hanyalah masalah adu mental dan strategi saja," ujar Djanu.
Kemenangan dramatis atas Palembang Bank Sumsel sendiri membuat Surabaya Samator kini telah meraih empat poin, sama dengan raihan Jakarta BNI Taplus yang pada pertandingan sebelumnya berhasil menang telak 3-0 atas Jakarta Pertamina Energi.
Sedangkan Palembang Bank Sumsel Babel baru mengoleksi dua poin dari hasil dua kekalahan dengan skor tipis 2-3 dari dua laga yang telah mereka lakoni.
Pada pertandingan lainnya, tim voli putri Gresik Petrokimia berhasil meraih tiga poin perdana mereka usai menang 3-1 atas PGN Popsivo.
Unggul dua set langsung lewat kemenangan 25-21 dan 27-25, Gresik Petrokimia sempat kehilangan set ketiga usai tumbang 11-25.
Namun, Gresik Petrokimia akhirnya berhasil memastikan kemenangan di set keempat dengan skor 25-17.
Hasil itu membuat PGN Popsivo belum meraih poin di dua laga yang telah mereka lakoni di putaran pertama final four kali ini.
Pada laga perdana mereka, Junat (29/4) lalu, PGN Popsivo ditumbangkan 0-3 oleh Jakarta Pertamina Energi Putri. (ptr)